Monday, October 12, 2020

Prototype Model

 Prototype Model

sites.google.com/a/student.unsika.ac.id

Pengertian Model Prototype

Prototyping adalah sebuah metode pengembangan lunak siklus hidup sistem yang didasarkan pada konsep model bekerja (working model). Dengan menggunakan Metode prototyping ini , pengembangan dan pelanggan dapat saling berinteraksi selama proses pembuatan sistem . Sering terjadi seorang pelanggan hanya mendefinisikan secara umum apa yang dibutuhkan , pemrosesan dan data-data apa saja yang dibutuhkan . Sebaliknya , disisi pengembang kurang memperhatikan efisiensi Algoritma. Kemampuan sistem operasi dan interface yang menghubungkan manusia dengan komputer. (Pramudita, 2020)

Tahapan Metode Prototyping

1)      Analisa kebutuhan

Di tahap ini pengembang melakukan identifikasi software dan semua kebutuhan sistem yang akan dibuat.

2)      Membangun prototyping

Membangun prototyping dengan membuat perancangan sementara yang berfokus pada penyajian kepada pelanggan (misalnya dengan membuat input dan format output).

3)      Evaluasi prototyping

Evaluasi ini dilakukan untuk mengetahui apakah prototyping sudah sesuai dengan harapan pelanggan.

4)      Mengkodekan sistem

Pada tahap ini prototyping yang sudah disetujui akan diubah ke dalam bahasa pemrograman.

5)      Menguji sistem

Di tahap ini dilakukan untuk menguji sistem perangkat lunak yang sudah dibuat.Pengujian

6)      Evaluasi Sistem

Perangkat lunak yang sudah siap jadi akan dievaluasi oleh pelanggan untuk mengetahui apakah sistem sesuai dengan yang diharapkan.

7)      Menggunakan sistem

Perangkat lunak yang sudah diuji dan disetujui oleh pelanggan siap digunakan.

Kelebihan dan Kekurangan Metode Prototype

1)      Kelebihan :

·         Adanya komunikasi yang baik antara pengembang dan pelanggan

·         Pengembangan dapat bekerja baik dalam menentukan kebutuhan pelanggan

·         Lebih menghemat waktu dalam pengembangan sistem

·         Penerapan lebih mudah karena pemakai mengetahui apa yang diharapkannya

2)      Kekurangan

·         Resiko tinggi yaitu untuk masalah - masalah yang tidak terstruktur dengan baik , ada perubahan yang besar dari waktu ke waktu dan adanya persyaratan data yang tidak menentu

·         Interaksi pemakai penting . Sistem harus menyediakan dialog on-line antara pelanggan dan komputer

·         Hubungan pelanggan dengan komputer yang disediakan mungkin tidak mencerminkan teknik perancangan yang baik.


Sumber :

athena. (n.d.). Retrieved 20 13, 2020, from student.unsika: https://sites.google.com/a/student.unsika.ac.id/metodologi-penelitian-athena/metode-prototype

Pramudita, R. (2020, 07 20). Retrieved 10 13, 2020, from materikuliahif-unpas: http://www.materikuliahif-unpas.com/2018/07/metode-prototype.html

Rizky, D. (2019, 01 19). Retrieved 10 13, 2020, from medium.com: https://medium.com/dot-intern/sdlc-metode-prototype-8f50322b14bf#:~:text=Prototyping%20perangkat%20lunak%20adalah%20salah,model%20bekerja%20(working%20model).&text=Ciri%20dari%20metode%20ini%20adalah,dari%20sejak%20awal%20proses%20pengembangan.

 

 

No comments:

Post a Comment